Jokowi: Negera Cepat Akan Mengalahkan yang Lambat

Judul ini menjadi pemberitaan di detik.com 10 Juni 2017 ketika Jokowi berpidato saat meresmikan Pangkalan Udara TNI AU Wiriadinata Tasikmalaya, Jawa Barat menjadi bandara umum. Menurut beliau saat ini negara berpaku pada kecepatan.

Begitulah untuk bisnis, bukan perusahaan besar multinasional yang mengalahkan UKM, tapi lebih ke kelompok usaha yang cepat mengalahkan yang lemah. Cepat dalam berubah, cepat dalam berinteraksi dengan pelanggan, pengunjung, dan cepat memberikan pelayanan.

Jim Collins dalam bukunya Good To Great juga mengemukakan “pertama siapa, kemudian apa?”, dalam usaha atau bisnis siapa yang harus kita utamakan, siapa yang menjadi target pelayanan, siapa target kita? Pengunjung. Kemudian kita harus siap dalam memberikan “apa” yakni pelayanan kita/ usaha kita dan bisnis kita.

Mungkin kita pernah memiliki pemikiran seperti ini sebelumnya:

  • Usaha saya sudah sukses, tidak usah berubah.
  • Usaha saya baru mulai, pengunjung tidak ada yang dating.
  • Saya sudah memberikan penawaran harga, tapi belum ada yang beli
  • Sudah chat lama tapi tidak juga beli.

Saya yakin pemikiran ini terus berkembang dalam pikiran Anda, sama saya juga. Namun jika Anda sekarang benar-benar ingin memilih bisnis yang Anda punya menjadi bisnis pilihan Anda, maka pasti Anda akan mencari jalan untuk mengedepankan “siapa” dulu. Sehingga cepat-cepat lah menyiapkan strategi bisnis yang tepat.

Jika pada akhirnya Anda tidak ada biaya untuk membeli sebuah rencana bisnis, maka pilihannya adalah membuat sendiri. Banyak cara untuk belajar sendiri membuat strategi pemasaran, cara memasarkan dengan cepat. Ada Google yang bisa memberikan solusi alternatif. Facebook Ads, Google Adword sudah banyak tutorial penggunaannya. Jika pengunjung datang, siapa yang akan menyapa? Anda? Menyapa secara manual satu persatu? Oh tidak, Anda tidak siap 24 jam 7 hari seminggu. Anda adalah makhluk sosial yang perlu berinteraksi di lingkungan Anda. Terus kita gunakan apa?

CHATBOT

iya. Chatbot bisa menjadi alternatif untuk melayani pengunjung yang datang. Perusahaan multimiliar di dunia sudah banyak yang menggunakan. Seperti UBER, DISNEY, EBAY, GOOGLE, FACEBOOK dan lain-lain. Jumlah pengguna Messenger di dunia sudah mencapat 1,3 miliar, kian banyak pengguna messenger seperti WhatsApp, Telegram, Line dan lain nya. Kenapa? Karena email dan forum bersifat sangat universal, tidak bisa memilah-milah tiap-tiap layanan yang di inginkan pengunjung. Sehingga chatbot ini menjadi solusi mumpuni buat mereka. Bagaimana dengan kita? Pengusaha karbitan yang masih tidak stabil cashflow nya?

Bisa! Karena sudah ada caranya untuk membuat chatbot ini dengan cara mudah, yang semua orang bisa membuatnya. Saya sudah mengajari anak saya kelas 7 untuk membuat chatbot ini, dan dia bisa. Inilah yang saya pikirkan, bagaimana saya share ilmu ini untuk pengusaha-pengusaha kecil seperti Anda. Di bawah adalah chatbot kembangan saya, dalam video terlihat interaksi yang cepat.



Anda mau belajar membuat chatbot ini? Subscribe channel Youtube saya dan isi angket nya, agar saya bisa memberikan video dengan gratis dan sesuai dengan yang Anda butuhkan. Saya tunggu subscribe-nya yah.

Untuk angket -nya? Silakan interaksi dengan bot saya di sini >> BOT

Silakan Subscribe dan share supaya makin banyak manfaatnya untuk Indonesia. WONDERFUL INDONESIA

error: Catatanku ini dilindungi undang-undang!!