Ini Juga Bisa Anda Dapatkan Jika Berhenti Merokok | Tips Berhenti Merokok

Ketika itu hampir malam, sekitar jam 8 malam waktu setempat. Saya mengorder OJOL untuk menghantarkan saya ke acara pengajian di daerah Legok.

Sebut saja namanya Pak Asep Saiful Bahri yang mendapatkan orderan saya. Berlalulah saya menaiki motornya. Di perjalanan kami berbincang-bincang ringan sebagaimana biasanya perbincangan antara pengemudi (Pak Asep Saiful Bahri = ASB) dan penumpang (Chrisma Wibowo = CW).

Ini Juga Bisa Anda Dapatkan Jika Berhenti Merokok

CW: “Maaf ya Mas, saya order dengan membayar cash”

ASB: “Gak apa, Pak. Walau sebenarnya saya mencari orderan yang pakai pembayaran GoPay sih…”

CW: “Emang kenapa jika pembayaran memakai GoPay Mas?”

ASB: “Kalau pakai Gopay, saya dapat poin juga Pak.”

CW: “Kirain kenapa, saya pikir orang lebih suka dapat cash daripada GoPay.”

ASB: “Bagi saya sih sama saja Pak.”

CW: “Iya sih, kalau cash biasanya suka cepat habis uangnya ya? Setidaknya jika GoPay, Mas agak susah untuk menggunakan kredit dalam aplikasinya. Tiba-tiba habis gak kerasa buat ngerokok dan ngopi ya Mas.”

ASB: “Iya juga sih Pak, tapi saya memang sedang mengurangi merokoknya.”

CW: “Alhamdulillah, sudah berniat mengurangi rokoknya….”

Kemudian Pak ASB melanjutkan sebuah cerita dari teman satu tongkrongannya. Sebut saja nama teman Pak ASB ini bernama Yanto, seorang pengemudi OJOL juga, kebetulan Yanto sudah berkeluarga dan juga bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit di Legok.

Pak Yanto ini menceritakan keinginannya untuk mengurangi merokok, karena walau bekerja di rumah sakit, banyak rekan kerjanya dan beberapa dokter yang merokok. Namun Pak Yanto ingin tahu, berapa besar manfaat dalam mengurangi merokok.

Pak Yanto menceritakan hal ini kepada istrinya, Bu Yanto, yang tentu saja disambut dengan baik dan siap memberi dukungan.

Maka dimulailah proyek kecilnya ini. Pak Yanto selalu menyisihkan 60 ribu setiap harinya. Kenapa 60 ribu? Karena saben hari Pak Yanto biasanya menghabiskan 3 bungkus rokok yang harganya 20 ribu. Uang 60 ribu ini, dia masukan kedalam kotak celengan yang di pegang Istrinya. Jadi Bu Yanto juga berperan untuk mengingatkan Pak Yanto.

Ketika awal-awal hari dan mingguan nya berasa berat. Karena rokok memberikan rasa kecanduan, membuat Pak Yanto merasakan hal-hal seperti, uring-uringan, sakit kepala, sakit perut dan seluruh rasa tidak mengenakan yang selalu di hubung-hubungkan dengan aktifitas tidak merokoknya ini.

Bu Yanto pun tidak tinggal diam, Bu Yanto dengan sigap memberikan sebuah rasa lain supaya mulut Pak Yanto tidak terasa asam atau kelu. Bu Yanto setiap hari menyuguhkan kopi dan permen. Iya permen dengan rasa mint atau permen pedas lainnya. Hal ini membuat Bu Yanto harus mengeluarkan 12 ribu per minggunya. 12 ribu untuk membeli gula, kopi dan permen.

Ketika Minggu ke Minggu berderet mengganti bulan, tidak terasa sudah memasuki bulan ke-3, maka pengeluaran permen pun berkurang dan lebih banyak ke kopi. Jadi tiap hari Bu Yanto kini hanya menyediakan kopi saja. Dan beli permen hanya sesekali jika Pak Yanto minta

Setelah 12 Bulan

Tak terasa sudah memasuki setahun proyek kecil Pak Yanto dan Bu Yanto ini. Kemudian mereka membukalah kotak celengan yang isinya 60 ribu perhari nya. Sungguh kaget luar biasa pasangan ini ketika menghitung jumlah uang yang ada di kotak tersebut.

👉🏽23 juta rupiah 😱

Iya 23 juta rupiah, adalah manfaat yang didapat ketika menggantikan uang rokok hariannya menjadi uang celengan dan tabungan.

Dengan uang tersebut, Pak Yanto langsung membelikan motor Honda Revo baru dengan CASH. Motor Honda Revo nya pun hanya seharga 16 juta, artinya masih ada lebihan 7 juta lagi untuk tabungan keluarga Pak Yanto.

Pak Yanto pun langsung menyambangi tempat tongkrongannya bersama Pak ASB dengan membawa motor Revo barunya. Dan menceritakan proyek kecilnya ini. Yang tentunya disambut decak kagum dari teman-temannya.

Dan menurut Pak ASB, cerita Pak Yanto ini tidak bisa dilakukan oleh orang lain. Banyak yang niat awalnya saja, kemudian kalah dan lemah begitu merasakan sedikit rasa sakit pada tubuhnya saat kecanduan itu menjangkit. Kalah dengan batang kecil berukuran 12 sentimeter itu.

Tips Berhenti Merokok

Ini Juga Bisa Anda Dapatkan Jika Berhenti Merokok
Volume rokok berbanding kualitas hidup lebih

Adapun hikmah yang bisa diceritakan oleh Pak ASB adalah:

  • Betapa besar kerugian produsen rokok jika ada 1 orang yang mengalihkan pengeluarannya dari rokok ke hal lain yang bermanfaat.
  • Bisa bayangkan jika 10 orang, atau 100 orang maka mungkin tidak ada lagi acara olahraga, musik dan acara lainnya yang di sponsori oleh produsen rokok.
  • Bisa-bisa pengusaha rokok bangkrut jika tidak ada lagi yang merokok. Kasihan anak nya yang kuliah di luar negeri bisa-bisa harus kuliah di Indonesia saja. Jadi tetaplah menyumbangkan uang Anda agar anak mereka tetap kuliah diluar negeri dan hidup bermewah-mewah.
  • Pengeluaran beli rokok itu besar jika di setahun kan, dan dapat bermanfaat untuk keluarga kita. Jangan dilihat dari kecilnya uang nominalnya pada setiap kali pembelian.
  • Rokok bukan kebutuhan pokok
  • Rokok bukan lambang kesuksesan
  • Rokok bukan simbol kejantanan
  • Rokok bukan berarti Anda keren
  • Kembalikan udara bersih pada non perokok
  • Merokok untuk Anda sendiri, beli sendiri, hisap sendiri dan jangan buang asapnya ke umum. kumpulin asapnya itu lah yang Anda beli. Sama seperti makan, apakah pas Anda mengeluarkan bekas makanan yang Anda makan di tempat umum?
  • Keinginan untuk berhenti merokok sebaiknya didukung keluarga, agar saling menguatkan dan saling mengingatkan.

Pak ASB telah memberikan izin kepada saya untuk mempublikasikan kisah ini. Semoga cerita ini bermanfaat.

error: Catatanku ini dilindungi undang-undang!!